Kabut Asap Melanda, SDN 186 Kasang Kumpeh Terapkan Pembelajaran Daring

Muaro Jambi — Kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, melaksanakan edaran dari Pemerintah Daerah mengambil langkah cepat untuk menjaga proses belajar mengajar sekaligus melindungi kesehatan peserta didik.
Kepala SDN 186 Kasang Kumpeh, Daruslina, SE., mengarahkan pelaksanaan pembelajaran melalui sistem daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama kondisi kabut asap berlangsung.
Sebelum pembelajaran daring dilaksanakan, pihak sekolah terlebih dahulu mengundang para wali murid. Dalam pertemuan tersebut, kepala sekolah memberikan arahan dan pemahaman kepada orang tua agar turut serta mendampingi anak-anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah.
“Orang tua kami harapkan dapat mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran daring maupun ketika mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru,” tutur Daruslina.
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran dapat dilakukan melalui video call maupun grup WhatsApp. Guru memberikan materi dan tugas kepada siswa, sementara siswa dapat mengerjakan tugas dari rumah dengan tetap mendapatkan pendampingan dari orang tua.
Untuk memudahkan komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua, pihak sekolah juga memberikan batas waktu pengumpulan tugas hingga pukul 21.00 WIB. Dengan demikian, siswa memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan tugas tanpa harus keluar rumah di tengah kondisi udara yang kurang sehat akibat kabut asap.
Daruslina menegaskan, meskipun kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring, kedisiplinan para guru dan tenaga kependidikan tetap menjadi perhatian pihak sekolah.
“Selama pembelajaran daring ini berlangsung, seluruh guru dan pegawai tenaga kependidikan tetap hadir sesuai dengan jam kerja,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan agar pelayanan pendidikan kepada peserta didik tetap berjalan dengan baik. Guru tetap melaksanakan tugas dan memberikan pendampingan kepada siswa, meskipun proses pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka di ruang kelas.
Langkah yang dilakukan SDN 186 Kasang Kumpeh ini menjadi bentuk kesiapan sekolah dalam menghadapi kondisi lingkungan yang kurang mendukung kegiatan belajar tatap muka. Di satu sisi, proses pendidikan tetap berjalan, sementara keselamatan dan kesehatan siswa tetap menjadi prioritas.
Dengan dukungan guru, tenaga kependidikan, serta peran aktif orang tua, pihak sekolah berharap pembelajaran daring dapat berlangsung efektif hingga kondisi kabut asap kembali membaik dan siswa dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka seperti biasa ” dan daring ini tidak serta Merta bagi siswa saja dan berlaku juga untuk majelis guru SDN 186 Kasang Kumpeh Darat menggunakan platform berbasis Digital seperti Google Clasrom dan Grup wasthap guru juga membuat laporan pembelajaran daring secara berkala ” Pungkasnya