MUARO JAMBI – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Dr. Kasyful Iman, M.Pd.I, membuka secara resmi kegiatan pelatihan sekolah model yang dilaksanakan di SDN 061 Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pihak GTK Provinsi Jambi serta para kepala sekolah dan peserta yang mengikuti program sekolah model. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendorong sekolah agar mampu menerapkan sistem penjaminan mutu pendidikan secara mandiri.
Dalam sambutannya, Kadis Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi Dr. Kasyful Iman, M.Pd.I, menjelaskan bahwa sekolah model merupakan sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh LPMP untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah-sekolah lain yang berada di sekitarnya.
Menurutnya, keberadaan sekolah model diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi sekolah yang ditetapkan, tetapi juga mampu menjadi contoh dan tempat berbagi praktik baik bagi sekolah lain, khususnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri.

“sekolah model ini adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh LPMP untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri,” ujar Kasyful Iman.
Ia menyampaikan, pada tahun ini program sekolah model di Kabupaten Muaro Jambi baru diikuti oleh tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kumpeh Ulu, Kecamatan Sungai Gelam dan Kecamatan Jaluko.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan sekolah-sekolah yang mengikuti program dapat meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga upaya perbaikan mutu secara berkelanjutan.
Kepala SDN 061 Kasang Pudak Alisman S.Pd selaku tuan rumah sekaligus salah satu sekolah yang mengikuti program sekolah model menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap melalui program sekolah model, SDN 061 Kasang Pudak nantinya mampu berkembang menjadi sekolah yang dapat menerapkan penjaminan mutu secara mandiri sesuai dengan tujuan program.
“Kami berharap sekolah kami nantinya bisa menjadi sekolah mandiri sesuai dengan tujuan dari sekolah model ini. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan,” ungkapnya.
Selain itu, pihak sekolah juga berharap pada tahun-tahun berikutnya jumlah sekolah yang mengikuti program sekolah model dapat terus bertambah. Khususnya di Kecamatan Kumpeh Ulu dan secara umum di seluruh wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Menurutnya, semakin banyak sekolah yang terlibat, semakin luas pula kesempatan bagi sekolah untuk saling berbagi pengalaman, menerapkan praktik baik dan bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan.
Pelatihan sekolah model ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun budaya mutu di lingkungan satuan pendidikan. Sekolah tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan pembelajaran, tetapi juga mampu melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan berdasarkan kebutuhan serta kondisi sekolah.
Dengan demikian, sekolah model diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di sekitarnya dan mendorong terbentuknya sekolah-sekolah yang mampu menjalankan sistem penjaminan mutu pendidikan secara mandiri.

